Kalkulator Pembulatan Angka

Bulatkan angka ke desimal, puluhan, ratusan, atau ribuan dengan berbagai metode pembulatan.

Hasil pembulatan
round(3.14159, 2) = 3.14
Referensi cepat: 3,14159 dibulatkan ke atas
Bulatkan ke Hasil
4 desimal3.1416
3 desimal3.142
2 desimal3.14
1 desimal3.1
Bilangan bulat3
Puluhan0

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu "pembulatan ke atas" dan mengapa standar?
Pembulatan ke atas adalah aturan yang diajarkan di sekolah dan dipakai sehari-hari: jika angka setelah posisi pembulatan tepat 5, bulatkan ke atas. Contoh: 2,5 → 3; 2,45 → 2,5. Metode ini menjadi standar pada struk belanja, faktur PPN 11%, dan laporan siswa karena hasilnya intuitif dan mudah diverifikasi.
Apa itu pembulatan bankir (ke genap)?
Pembulatan ke genap membulatkan 0,5 ke bilangan genap terdekat: 2,5 → 2; 3,5 → 4; 4,5 → 4. Dalam kumpulan data besar — misalnya jutaan transaksi IHSG atau rekonsiliasi BPS — bias akumulatif dari metode standar dapat mendistorsi total. IEEE 754 memilih half-even sebagai default untuk alasan ini. Math.round JavaScript memakai half-up; kalkulator ini mengimplementasikan keduanya secara eksplisit.
Cara membulatkan ke ratusan atau ribuan?
Pilih "Terdekat 100" atau "Terdekat 1.000" dari dropdown, atau klik tombol preset "Ratusan" / "Ribuan". Secara internal angka dibagi magnitudo, dibulatkan, lalu dikalikan kembali: 1.234 ke ratusan → bagi 100 (12,34) → bulatkan (12) → kali (1.200). Berguna untuk laporan keuangan dalam jutaan/miliar rupiah atau angka headline berita.
Beda pembulatan, plafon, lantai, dan pemotongan?
Bulatkan memilih nilai terdekat (standar: ke atas). Lantai selalu ke arah minus tak hingga: lantai(2,9) = 2, lantai(−2,1) = −3. Plafon selalu ke arah plus tak hingga: plafon(2,1) = 3, plafon(−2,9) = −2. Pemotongan membuang digit menuju nol: potong(2,9) = 2, potong(−2,9) = −2. Untuk angka positif lantai dan pemotongan sama; untuk negatif berbeda — pilih sesuai aturan proyek Anda.
Mengapa Excel tidak membulatkan 1,005 ke 1,01?
Karena 1,005 tidak dapat direpresentasikan tepat dalam floating-point biner — tersimpan sebagai 1,00499999…. Pembulatan naif melihat angka 4 dan membulatkan ke bawah. Kalkulator ini bekerja pada string input sebelum dikonversi ke float, sehingga 1,005 dengan 2 desimal menghasilkan 1,01 seperti yang diharapkan. Masalah yang sama terjadi di spreadsheet atau penggunaan toFixed(2) yang ceroboh.
Bagaimana membulatkan angka negatif?
Dengan half-up (standar): −2,5 dibulatkan ke −3, yaitu menjauhi nol. Dengan half-even (bankir): −2,5 → −2. Lantai pada −2,5 adalah −3 (menuju minus tak hingga), plafon adalah −2 (menuju plus tak hingga), pemotongan adalah −2 (menuju nol). Pilih metode yang sesuai dengan aturan akuntansi atau perpajakan yang berlaku.
Berapa desimal yang harus disimpan?
Sebanyak presisi input yang paling rendah. Untuk mata uang, ikuti konvensi lokal: rupiah (IDR) biasanya tanpa sen — 0 desimal untuk harga ritel, meski rekening bank bisa mencatat 2 desimal. Yen Jepang (JPY) dan Won Korea (KRW) juga 0 desimal. Dalam laporan keuangan Indonesia, angka sering disajikan dalam jutaan atau miliar rupiah, sehingga pembulatan ke ribuan atau jutaan lebih relevan daripada desimal.
Semua pembulatan terjadi di browser dengan logika desimal yang akurat, bukan floating-point.

Kalkulator ini membulatkan angka ke jumlah desimal atau magnitudo yang dipilih — dari 6 desimal hingga terdekat 1.000.000. Masukkan angka seperti 3,14159 atau -42, pilih tempat pembulatan dan metode. Tersedia enam metode: standar (ke atas), bankir (ke genap, dipakai IEEE 754 dan statistik BPS), ke bawah, plafon, lantai, dan pemotongan. Contoh: 2,5 dengan metode standar → 3; dengan bankir → 2. Masalah klasik: 1,005 dibulatkan ke 2 desimal sering menghasilkan 1,00 di Excel karena floating-point — kalkulator ini memprosesnya dari string sehingga hasilnya 1,01. Untuk rupiah (IDR) biasanya tidak ada sen; untuk laporan dalam jutaan, gunakan preset Ribuan atau pilih Terdekat 1.000.