Konversi teks ke biner dan biner ke teks dengan UTF-8 atau ASCII, pengelompokan bit dan pemisah dapat diatur.
Karakter: 4Byte UTF-8: 4Panjang output: 35
Referensi cepat: karakter ASCII umum dalam biner 8-bit
Karakter
Desimal
Biner (8 bit)
A
65
01000001
Z
90
01011010
a
97
01100001
z
122
01111010
0
48
00110000
9
57
00111001
(spasi)
32
00100000
!
33
00100001
?
63
00111111
(baris baru)
10
00001010
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana konversi teks ke biner bekerja?
Setiap karakter dalam teks memiliki kode numerik (disebut code point). Untuk karakter ASCII kodenya muat dalam 7 bit dan ditambahkan satu nol di depan agar genap 8 bit. Karakter A berkode 65, yang dalam biner adalah 01000001. Konverter membaca tiap karakter, mencari kodenya, lalu menulis representasi biner byte demi byte.
Apa beda ASCII dan UTF-8?
ASCII mencakup 128 karakter (huruf Inggris, angka, tanda baca) dan memakai satu byte 7-bit per karakter. UTF-8 adalah pengkodean panjang variabel yang menampung semua karakter di dunia — Latin, Arab, Tionghoa, hingga emoji — memakai 1 sampai 4 byte per karakter. Huruf Indonesia umumnya identik dengan ASCII (1 byte). Karakter beraksen seperti é butuh 2 byte UTF-8, dan emoji butuh hingga 4 byte. Pakai UTF-8 kecuali Anda butuh kompatibilitas ASCII murni.
Mengapa input biner saya gagal didekode?
Penyebab umum: (1) grup bit tidak berisi 8 (atau 7) bit — periksa apakah ada spasi berlebih; (2) ada karakter selain 0 dan 1; (3) biner mewakili sekuens UTF-8 yang tidak lengkap. Dekoder melaporkan posisi error pertama agar Anda dapat memperbaikinya. Jika input tanpa pemisah, atur "Pengelompokan bit" ke 8 dan "Pemisah" ke Tidak ada.
Berapa bit per karakter yang harus dipakai?
Konvensi standar adalah 8 bit per byte. ASCII murni muat dalam 7 bit, tapi data tersimpan dan protokol jaringan selalu pakai 8. Gunakan 7-bit hanya saat bekerja dengan protokol teletype lama atau latihan kuliah informatika. Karakter di luar ASCII (huruf beraksen, Arab, Tionghoa, emoji) butuh UTF-8 multi-byte, jadi pengelompokan 7-bit tidak berlaku untuk mereka.
Bisakah saya konversi teks Indonesia atau emoji?
Bisa — jaga pengkodean tetap di UTF-8. Huruf Indonesia (a–z, A–Z) sama persis dengan ASCII, masing-masing 1 byte. Karakter beraksen seperti é dalam kata serapan adalah dua byte UTF-8: 11000011 10101001. Emoji 🙂 butuh empat byte UTF-8: 11110000 10011111 10011001 10000010. Mode ASCII akan menolak karakter di luar rentang 0–127 dengan pesan error.
Apakah biner sama dengan kode mesin?
Tidak. Biner hanyalah basis bilangan — basis 2 — yang memakai dua digit, 0 dan 1. Kode mesin adalah representasi biner dari instruksi CPU, sebuah pengkodean spesifik untuk prosesor tertentu. Biner yang Anda lihat di sini adalah teks yang dikodekan menjadi byte, bukan instruksi yang dapat dieksekusi. Keduanya kebetulan memakai 0 dan 1, sehingga "biner" sering disamakan dengan "bahasa komputer".
Bagaimana mengonversi biner kembali ke teks?
Pindah ke tab Biner → Teks lalu tempel biner Anda. Dekoder memecah input berdasarkan pemisah (default: spasi) menjadi byte, mengubah tiap grup dari basis 2 menjadi code point desimal, lalu menyusun hasilnya. Untuk UTF-8, dekoder menyatukan sekuens multi-byte kembali menjadi satu karakter dengan benar.
Semua konversi terjadi di browser Anda. Tidak ada yang diunggah.
Alat ini mengonversi teks menjadi biner dan biner kembali menjadi teks langsung di browser Anda. Tersedia dua mode: Teks → Biner (mengubah kalimat menjadi urutan 0 dan 1) dan Biner → Teks (mendekode biner menjadi karakter). Pilih pengkodean UTF-8 untuk seluruh karakter Unicode atau ASCII 7-bit untuk teks Inggris dasar. Pengelompokan bit dapat diatur ke 8 bit per byte, 7 bit, atau tanpa pengelompokan, dengan pemisah berupa spasi, tanda hubung, pipa, atau tanpa pemisah. Misalnya huruf A bernilai desimal 65, dalam biner 8-bit adalah 01000001. Huruf Indonesia a–z identik dengan ASCII (1 byte), sedangkan emoji 🙂 butuh 4 byte UTF-8: 11110000 10011111 10011001 10000010. Cocok untuk tugas kuliah informatika, persiapan UTBK, latihan bootcamp coding, atau memahami representasi data biner.